Ir. H. Edwin Hadiwijaya, MM, Anggota Fraksi Partai Bulan Bintang Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, (foto/istimewa) 

Dimensintb.com-Anggota Fraksi Partai Bulan Bintang Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Ir. H. Edwin Hadiwijaya, MM mengatakan, melalui program aspirasi sudah melakukan sentuhan langsung kepada pelaku wisata, yang mana bantuan program pemberdayaan kepada beberapa kawasan wisata sudah dilakukan.

Terbukti, dengan ikhtiar dan harapan dari masyarakat banyak yang mendorong dirinya untuk ikut dalam kontestasi 2024. Sehingga akan bisa berbuat lebih banyak kepada masyarakat Lombok Timur.

Hal tersebut diungkapkan Ir H. Edwin Hadiwijaya Anggota Fraksi PBB DPRD NTB, dalam acara silaturrahmi bersama pelaku wisata, di Belo Bungalo Desa Lendang Belo Kecamatan Montong Gading, Sabtu (18/02).

"Ingin membangun Sentral tenun, sedikit kita demi sedikit kita bantu dari aspirasi. Kedepannya dengan harapan dari teman untuk ikhtiar untuk maju di pilkada 2024," ujarnya.

Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata harus dikonsep secara serius, sehingga dari aktifitas pariwisata akan berdampak langsung kepada peningkatan ekonomi masyarakat.

Tak itu saja, sambung Edwin yang juga digadang bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur sebutkan, silaturahmi ini juga dilakukan sebagai salah satu untuk menyerap informasi dan aspirasi dari palaku wisata langung untuk kemudian disiapkan dalam penyusunan visi misi kedepannya dalam rencana majunya di Eksekutif.

"Kunjungan dan silaturahmi ini, kami lakukan sebagai dasar untuk menyusun visi misi untuk kedepannya di 2024," terangnya.

Selain itu, dirinya terus melakukan penyerapan informasi kepada semua elemen, termasuk juga kepada generasi pemuda. Karena pemuda sangat berpotensi untuk menggerakkan ekonomi dengan kreasi mereka para pemuda milenial, termasuk akan berdampak kepada sektor pariwisata.

Atas kondisi itu, Ia menegaskan sektor wisata penting untuk disiapkan konsep secara serius. Sehingga keterlibatan semua kalangan termasuk generasi milenial sangat penting, dan khususnya dari pelaku wisata.

"Kita sudah lakukan penyisiran kepada generasi pemuda untuk menggerakkan ekonomi dari generasi pemuda. Termasuk juga sektor wisata," tandasnya. (DN)