(foto/istimewa)

Dimensintb.com, Lombok Timur -Pemerintah Desa Masbagik Utara Baru (MUB), Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, menggelar kegiatan Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Penguatan Desa dalam Menghadapi Perubahan Iklim yang berlangsung di aula desa setempat, Rabu (31/12).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam dan dampak perubahan iklim yang kian nyata, seperti cuaca ekstrem, banjir, dan kebakaran. Sosialisasi tersebut diikuti oleh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, perwakilan perempuan dan pemuda, serta warga Desa (MUB).

Kepala Desa MUB, Khaerul Ihsan, dalam sambutannya menegaskan bahwa desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam upaya mitigasi bencana. Menurutnya, perubahan iklim merupakan tantangan nyata yang harus dihadapi secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin masyarakat Masbagik Utara Baru lebih siap, sadar akan risiko, dan mampu bertindak cepat apabila terjadi bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPD MUB, Dedi Febri Rahman, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai penguatan kapasitas masyarakat desa merupakan langkah strategis dalam menjaga keselamatan dan masa depan warga.

“Kami di BPD mendukung penuh kegiatan ini karena menyangkut keselamatan dan masa depan warga desa. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga terkait sangat penting untuk membangun desa yang tangguh bencana,” jelasnya.

Dari unsur teknis, Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Lombok Timur, Holid Basri, menekankan pentingnya kesiapsiagaan sejak dini di tingkat desa. Ia menyampaikan bahwa mitigasi bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan aktif masyarakat.

“Desa yang siap adalah desa yang memahami risikonya. Dengan edukasi dan simulasi yang tepat, dampak bencana dapat ditekan semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Senada dengan itu, perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran Lombok Timur, Athar, mengingatkan masyarakat akan potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau. Ia mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam aktivitas sehari-hari dan memahami langkah-langkah pencegahan serta penanganan awal kebakaran.

“Kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam mencegah kebakaran. Penanganan cepat di menit-menit awal sangat menentukan,” tegasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan Desa Masbagik Utara Baru semakin tangguh, adaptif, dan siap menghadapi berbagai ancaman bencana akibat perubahan iklim, dengan masyarakat yang peduli, waspada, dan berperan aktif dalam menjaga keselamatan serta kelestarian lingkungan.(*)