![]() |
| Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisan hadiri Rapat Koordinasi Penjelasan dan Penajaman Program Kegiatan Tahun Anggaran 2026 bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), |
Dimensintb.com, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Haerul Warisin, menyoroti dan mengevaluasi pelaksanaan proyek pembangunan pada tahun-tahun sebelumnya yang kerap mengalami keterlambatan.
Karena itu, Ia menegaskan tidak ingin lagi melihat pola lama, di mana tenaga kerja harus ditambah secara mendadak atau pekerjaan dipacu di bawah tekanan waktu pada akhir tahun atau yang kerap disebut 'lembur Desember', karena berisiko menurunkan kualitas bangunan.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Haerul Warisin, didampingi Sekretaris Daerah Lombok Timur, H.M. Juaini Taofik, dalam Rapat Koordinasi Penjelasan dan Penajaman Program Kegiatan Tahun Anggaran 2026 bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur, Rabu (14/1).
“Saya tidak ingin seperti kejadian kemarin, kita keliling ke proyek yang belum selesai lalu menyuruh tambah tenaga kerja. Itu pengalaman yang jangan kita ulangi. Jika dimulai sejak awal, pengawasan akan lebih maksimal dan kualitas pekerjaan menjadi lebih baik,” tegasnya.
Menurutnya, salah satu poin krusial dalam rapat tersebut adalah penataan birokrasi, khususnya terkait pengelolaan keuangan daerah. Bupati merencanakan penguatan peran Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) guna mempercepat proses administrasi dan pengeluaran keuangan program.
Beberapa langkah yang ditekankan antara lain percepatan penunjukan KPA agar mesin penganggaran berjalan tanpa hambatan birokrasi, optimalisasi peran konsultan, serta peningkatan koordinasi sejak awal pelaksanaan kegiatan. Ia juga mengkritik keterlambatan konsultan pada tahun sebelumnya dan meminta agar pada tahun 2026 proses tersebut dilakukan lebih awal.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya mitigasi risiko dengan menyiapkan tim bantuan administratif bagi KPA yang membutuhkan pendampingan teknis, terutama dalam pengelolaan anggaran besar seperti di sektor kesehatan.
Di tengah evaluasi yang ketat, Bupati yang akrab disapa H. Iron tersebut turut menyampaikan apresiasi atas kinerja keuangan daerah tahun 2025. Berdasarkan data yang dipaparkan, pendapatan daerah tercatat melampaui target yang telah ditetapkan.
“Capaian pendapatan melampaui dan ini merupakan prestasi yang baik. Namun, untuk tahun 2026 kita ingin menggenjot sejak awal. Kita cari sisi-sisi yang bisa dimaksimalkan agar ke depan semakin baik,” ujarnya.
Ditambahkan Bupati, ia menginstruksikan seluruh kepala OPD untuk segera mengambil langkah konkret dalam penajaman program kerja, sehingga proses tender dan pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2026 dapat dimulai tepat waktu. (*)

Comments
Post a Comment