Dimensintb.com, Lombok Timur – Tim Opsnal dan Dalmas Polres Lombok Timur (Lotim) terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara saat mengevakuasi seorang terduga pelaku pencurian yang tertangkap tangan oleh warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Suela, Minggu (25/1).

Tembakan peringatan tersebut dikeluarkan karena proses evakuasi sempat mendapat perlawanan dari warga yang emosi dan mencoba menghalangi petugas dengan menggunakan benda keras. Meski berlangsung tegang, petugas akhirnya berhasil mengamankan pelaku dan membawanya ke kantor polisi.

Pelaku diketahui bernama Amroni, warga Sembalun. Ia diduga melakukan aksi pencurian di rumah korban Espianti pada siang hari dengan masuk melalui pintu depan rumah. Namun aksinya diketahui korban yang langsung berteriak maling.

Mendengar teriakan tersebut, pelaku panik dan melarikan diri melalui pintu belakang rumah tanpa sempat membawa barang berharga. Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian melakukan pengejaran hingga pelaku berhasil ditangkap di area persawahan.

Setelah tertangkap, pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa. Tak hanya itu, sepeda motor milik pelaku yang ditinggalkan di lokasi juga dibakar warga sebagai luapan emosi.

Untuk mengantisipasi aksi main hakim sendiri yang lebih besar, aparat kepolisian segera melakukan evakuasi terhadap pelaku dengan pengamanan ketat.

Kapolsek Suela melalui Kasi Humas Polres Lotim, AKP Nicolas Oesman, benarkan kejadian tersebut dan katakan petugas sempat mengalami kesulitan karena dihalangi warga, namun evakuasi akhirnya dapat dilakukan dengan aman.

“Benar, saat evakuasi petugas sempat dihalangi warga, namun pelaku berhasil diamankan dan kini berada di kantor polisi untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.(*)