![]() |
Dimensintb.com, Lombok Timur – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Lombok Timur dalam beberapa hari terakhir menyebabkan Bendungan Bedah Embung meluap. Luapan air tersebut merendam puluhan rumah warga serta lahan pertanian di Dusun Kaliantan, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru. Akibatnya, puluhan petani di wilayah tersebut terancam gagal panen.
Salah seorang warga setempat, Nuruddin, menjelaskan bahwa bendungan meluap akibat volume air yang terus meningkat setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut secara beruntun. Kondisi itu membuat air tidak tertampung dan akhirnya menggenangi rumah warga serta area persawahan.
“Volume air naik karena beberapa hari terakhir hujan sangat deras. Bendungan tidak mampu menampung air sehingga meluap ke rumah warga,” ujar Nuruddin, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, banjir telah berlangsung selama beberapa hari dan hingga kini belum juga surut. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas warga terganggu dan dikhawatirkan dapat merusak sejumlah fasilitas umum, termasuk jalan penghubung antar desa.
“Kami khawatir jika kondisi ini terus berlanjut akan merusak fasilitas, seperti jalan, dan sangat mengganggu aktivitas warga karena banjirnya belum surut,” ungkapnya.
Nuruddin menambahkan, apabila hujan deras kembali turun, dampak banjir dikhawatirkan akan semakin parah. Ia pun berharap Pemerintah Kabupaten Lombok Timur segera turun tangan melakukan penanganan.
“Harapannya pemerintah segera bertindak, karena kalau tidak segera ditangani dampaknya bisa semakin besar,” imbuhnya.
Sementara itu, Camat Jerowaru, Sirahe, mengaku pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur untuk penanganan banjir tersebut. Ia menyebut banjir ini merupakan kejadian pertama di wilayah tersebut.
“Ini banjir pertama kali terjadi di lokasi ini. Kami sudah berkoordinasi dan melaporkannya ke BPBD,” kata Sirahe.
Ia mengungkapkan, salah satu penyebab utama meluapnya bendungan tersebut karena tidak adanya saluran pembuangan air. Akibatnya, saat debit air meningkat, luapan langsung mengarah ke permukiman warga.
“Mengingat bendungan tersebut tidak memiliki saluran pembuangan, air akhirnya meluap ke perumahan warga,” pungkasnya.(*)

Comments
Post a Comment