Dimensintb.com, Lombok Timur - Destinasi wisata Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, segera memiliki klinik medika bertaraf internasional. Klinik tersebut dibangun melalui kerjasama gabungan 18 perusahaan asuransi internasional dan akan dilengkapi dengan fasilitas medis yang memadai.

Rencana pembangunan klinik ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, terutama para pendaki Gunung Rinjani dan pegiat wisata alam.

Camat Sembalun, Suherman, mengatakan kehadiran klinik medika internasional tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan pendaki.

“Keberadaan klinik medika ini jelas sangat bagus dan akan dilengkapi fasilitas lengkap,” ujarnya, Jumat (16/1).

Menurutnya, Sembalun merupakan salah satu jalur utama pendakian Gunung Rinjani yang setiap tahunnya dikunjungi ribuan pendaki, termasuk pendaki mancanegara. Banyak dari mereka menggunakan asuransi internasional yang selama ini tidak seluruhnya bekerja sama dengan rumah sakit di Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Pendaki mancanegara kebanyakan menggunakan asuransi internasional. Klinik ini sangat bermanfaat bagi mereka, terutama yang asuransinya belum bekerja sama dengan rumah sakit di NTB,” jelasnya.

Selain sebagai penunjang aktivitas pendakian, klinik medika ini juga dinilai sebagai upaya antisipasi terhadap kejadian tidak diinginkan di kawasan pendakian, seperti insiden pendaki terjatuh yang pernah terjadi beberapa waktu lalu.

“Mungkin klinik ini dibangun sebagai antisipasi agar kejadian-kejadian seperti tahun lalu bisa ditangani lebih cepat dan maksimal,” sebut Edmon, panggilan akrab Camat Sembalun.

Ia menambahkan, sebagai kawasan strategis pariwisata, Sembalun memang membutuhkan fasilitas kesehatan yang memadai. Sejumlah organisasi pendakian pun menyambut baik kehadiran klinik bertaraf internasional ini karena dinilai dapat menunjang kegiatan evakuasi dan penyelamatan pendaki.

Meski demikian, Suherman menegaskan agar perhatian pemerintah tidak hanya terfokus pada pembangunan klinik internasional semata. Ia menilai fasilitas dan sumber daya di Puskesmas Sembalun juga perlu segera ditingkatkan.

“Fasilitas dan petugas di Puskesmas Sembalun juga harus dilengkapi. Kadang miris melihat kondisi Puskesmas, petugas kurang dan fasilitas masih minim,” ungkapnya.

Bahkan, tambahnya, mobil ambulans yang digunakan Puskesmas Sembalun saat ini masih merupakan pinjaman dari Puskesmas lain, sementara kebutuhan layanan kesehatan di kawasan wisata terus meningkat seiring bertambahnya jumlah wisatawan dan pendaki.(*)