![]() |
| Kondisi pemukiman warga di Dusun Kaliantan, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, hingga kini masih terendam banjir akibat meluapnya Bendungan Embung Bedah. |
Dimensintb.com, Lombok Timur - Puluhan rumah warga di Dusun Kaliantan, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur (Lotim), hingga kini masih terendam banjir akibat meluapnya Bendungan Embung Bedah. Warga khawatir banjir yang tak kunjung surut tersebut semakin meluas dan menimbulkan dampak kesehatan.
Pantauan di lokasi menunjukkan, genangan air setinggi lutut orang dewasa merendam permukiman warga, lahan pertanian, hingga rumah ibadah. Sebagian warga masih bertahan di rumah, sementara lainnya terpaksa mengungsi karena air telah masuk ke dalam bangunan tempat tinggal.
“Kalau di rumah saya airnya sudah masuk, makanya sekarang kami mengungsi,” ujar Ilang, salah seorang warga setempat, Senin (2/2).
Ilang mengungkapkan, rumahnya telah terendam banjir selama lebih dari dua pekan. Bahkan, genangan air kini semakin meluas dan mulai merendam rumah warga lainnya.
“Dulu hanya rumah saya saja yang kena, sekarang semakin meluas. Rumah sudah dua minggu lebih terendam, sementara lahan pertanian sudah hampir satu bulan,” terangnya.
Ia mengkhawatirkan dampak ekonomi dan kesehatan akibat banjir yang berkepanjangan tersebut. Menurutnya, aktivitas warga menjadi lumpuh dan lingkungan semakin tidak sehat akibat tumpukan sampah serta kotoran hewan yang terbawa banjir.
“Wilayah kami sudah kumuh, ditambah lagi banjir, sampah kiriman dan kotoran hewan ikut terbawa. Kami khawatir anak-anak bisa terkena penyakit kulit,” keluhnya.
Keluhan serupa disampaikan Samsul Hadi, warga lainnya mengatakan banjir juga berdampak pada dunia pendidikan, karena anak-anak di desanya tidak berani berangkat ke sekolah akibat akses jalan yang tergenang air.
“Anak-anak sudah lama tidak masuk sekolah, karena jalan menuju sekolah terendam. Di sekolah mereka juga masih kebanjiran,” ungkap Samsul.
Menurutnya, banjir tersebut disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang akibatnya air Bendungan Embung Bedah meluap ke permukiman warga. Bendungan tersebut tidak dilengkapi saluran pembuangan yang memadai, sehingga air dengan cepat melimpas ke kawasan sekitar.
“Kami berharap pemerintah segera membuat saluran pembuangan bendungan ini. Jangan sampai menunggu warga tenggelam dulu baru ada tindakan,” tegasnya.(*)

Comments
Post a Comment