Memen Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisan menyerahkan santunan secara simbolis kepada ketua Formabes, Syamsul Huda.

Dimensintb.com, Lombok Timur – Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin menghadiri kegiatan santunan kepada ratusan anak yatim yang digelar Forum Masbagik Bersatu (Formabes) di Lesahan BBG Masbagik Utara Baru, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, Senin (09/03).

Kegiatan sosial tersebut merupakan agenda rutin Formabes setiap bulan Ramadan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim di wilayah Kecamatan Masbagik. Acara tersebut juga dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus dan anggota Formabes serta ratusan anak yatim penerima santunan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin memberikan apresiasi terhadap langkah Formabes yang dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa organisasi yang besar bukanlah yang sering menggelar kegiatan seremonial, melainkan yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Forum yang besar bukan yang banyak seremonial, tetapi yang benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan,” kata Warisin.

Ia pun berharap kegiatan santunan tersebut dapat membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim di bulan suci Ramadan, sehingga mereka juga dapat merasakan keberkahan dan kegembiraan seperti anak-anak lainnya.

Dalam kesempatan itu pula, Bupati singgung satu tahun masa kepemimpinannya sebagai kepala daerah. Ia mengaku kerap bolak-balik ke Jakarta untuk menjemput berbagai program dari pemerintah pusat guna mendukung pembangunan di daerah.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan karena adanya efisiensi anggaran yang berdampak pada keterbatasan keuangan daerah.

“Karena banyak anggaran yang diefisiensi, satu-satunya cara adalah menjemput program ke pemerintah pusat agar bisa dibawa ke Lombok Timur,” ungkap Warisin.

Ia menambahkan, dengan aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat, berbagai program pembangunan tetap dapat diupayakan masuk ke Lombok Timur meskipun di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Kalau diundang ke Jakarta jangan hanya datang ke satu tempat saja, hubungi juga yang lain supaya sekalian bisa ke beberapa tempat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Formabes, Syamsul Huda mengatakan, pada Ramadan tahun ini pihaknya menyalurkan santunan kepada sekitar 500 anak yatim yang berasal dari seluruh desa di Kecamatan Masbagik. Para penerima santunan tersebut didistribusikan secara merata di setiap desa.

“Jumlahnya sekitar 500 anak yatim dari semua desa di Kecamatan Masbagik. Kita upayakan pembagiannya merata, meskipun sebenarnya masih banyak yang belum kebagian,” ujar Huda.

Ia berharap kegiatan santunan tersebut dapat terus berkembang di tahun-tahun berikutnya. Bahkan, pihaknya menargetkan jumlah penerima santunan dapat meningkat hingga mencapai 1.000 anak yatim pada Ramadan mendatang.

Menurutnya, keberlangsungan kegiatan sosial tersebut tidak terlepas dari dukungan para pembina yang terus memberikan dorongan dan semangat kepada pengurus Formabes untuk terus bergerak menebar manfaat bagi masyarakat.

“Peran para pembina sangat penting dalam memberikan motivasi dan dukungan agar Formabes terus aktif melaksanakan kegiatan sosial seperti ini,” jelasnya.(*)