(foto/istimewa)

Dimensintb.com, Mataram – Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, sebuah kegiatan inspiratif bertajuk “Cerdas Investasi, Kuat Bersaudara: Mewujudkan Digital Sisterhood yang Berdaya secara Finansial” sukses digelar pada Sabtu (7/3) di Camoris Coffee & Resto, Kota Mataram.

Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan talkshow, menghadirkan ruang silaturahmi sekaligus pembelajaran bagi para perempuan untuk memperkuat literasi digital dan finansial.

Acara ini merupakan kolaborasi antara Komunitas Grow and Learn Pal (GALPAL), Galeri Investasi Syariah Raudhatul Azhar, dan Muslimah Finlit. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), EPIKS, serta Pegadaian Syariah.

Selain itu, sejumlah tokoh turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut, di antaranya Hj. Greta Noordiana, SH., Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi, serta Dra. Ide Suprihatien.

Talkshow menghadirkan dua narasumber yang aktif dalam pemberdayaan perempuan melalui literasi digital dan finansial. Narasumber pertama, Founder Grow and Learn Pal, Hanifah Husein, menekankan pentingnya kehadiran komunitas digital bagi perempuan sebagai ruang berbagi pengalaman dan memperluas wawasan.

Menurutnya, komunitas dapat menjadi wadah yang aman dan suportif bagi perempuan untuk saling belajar, saling mendukung, serta meningkatkan kesadaran dalam memanfaatkan teknologi dan mengelola keuangan secara bijak.

“Komunitas digital dapat menjadi wadah yang memperkuat sisterhood. Di sana perempuan bisa saling belajar, saling mendukung, dan membangun kesadaran untuk lebih cerdas dalam memanfaatkan teknologi maupun mengelola keuangan,” jelasnya.

Sementara itu, Founder Muslimah Finlit sekaligus pembina Galeri Investasi Syariah Raudhatul Azhar, Hidayatul Azqia, menekankan pentingnya literasi finansial bagi perempuan agar mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat.

Ia juga mengajak perempuan untuk mulai memahami investasi berbasis data dan fakta guna membangun kemandirian finansial secara berkelanjutan.

“Perempuan perlu memiliki pengetahuan finansial yang kuat agar mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga bagi keluarga,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh antusiasme. Para peserta juga mengikuti sesi networking bersama Putri Hijabfluencer NTB. Acara kemudian ditutup dengan pembagian doorprize berupa tabungan emas gratis serta berbagai merchandise dari Pegadaian Syariah kepada para peserta.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin tali persaudaraan yang lebih erat antar muslimah sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi digital dan finansial. Semangat digital sisterhood yang dibangun diharapkan mampu mendorong perempuan Indonesia untuk semakin berdaya, mandiri secara finansial, serta saling menguatkan dalam menghadapi tantangan zaman.(*)