Dimensintb.com, Lombok Timur – Upaya memperkuat ekonomi daerah terus didorong Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Salah satunya melalui penjajakan kerja sama strategis dengan PT Jamkrida NTB Syariah (Perseroda) yang fokus pada penguatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kunjungan silaturahmi jajaran PT Jamkrida NTB Syariah diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin. Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi dalam menghadirkan solusi atas kendala klasik yang dihadapi pelaku usaha, yakni keterbatasan agunan dalam mengakses pembiayaan.

Dalam pemaparannya, pihak Jamkrida menjelaskan perannya sebagai lembaga penjaminan daerah yang berfungsi sebagai penggerak ekonomi lokal. Melalui skema penjaminan, Jamkrida memberikan jaminan atas risiko kredit kepada lembaga keuangan, sehingga membuka peluang lebih besar bagi UMKM yang sebelumnya sulit mengakses permodalan.

“Dengan adanya penjaminan, perbankan memiliki keyakinan untuk menyalurkan kredit kepada pelaku usaha yang selama ini terkendala agunan,” jelas perwakilan Jamkrida.

Tak hanya menyasar UMKM, Jamkrida juga membuka peluang penjaminan untuk proyek strategis daerah, termasuk pengadaan barang dan jasa serta pembiayaan infrastruktur yang bersumber dari APBD maupun APBN.

Sebagai salah satu daerah dengan kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar di NTB, Lombok Timur dinilai memiliki potensi besar. Namun, sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata masih menghadapi kendala akses pembiayaan yang berdampak pada lambatnya akselerasi ekonomi di tingkat akar rumput.

Melalui kolaborasi ini, hambatan tersebut diharapkan dapat diminimalisir dengan menghadirkan skema pembiayaan yang lebih inklusif dan berbasis prinsip syariah.

Selain itu, dalam diskusi juga mengemuka pentingnya penguatan permodalan Jamkrida guna meningkatkan kapasitas penjaminan. Dengan dukungan penyertaan modal daerah, kapasitas tersebut diyakini mampu menjangkau lebih banyak sektor produktif sekaligus menciptakan efek pengganda ekonomi.

Rencana penguatan tersebut mencakup ekspansi layanan di Lombok Timur, pengembangan produk inovatif seperti penjaminan resi gudang, serta peningkatan pembiayaan sektor riil.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai kerja sama ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan.

“Ini langkah strategis untuk memperluas akses pembiayaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif,” ujarnya.(*)