Seorang pelajar asal Sakra Timur menjadi korban serangan delapan ekor anjing liar pada Senin (20/4).

Dimensintb.com, Lombok Timur – Kasus serangan anjing liar kembali terjadi di Kabupaten Lombok Timur. Setelah sebelumnya insiden tragis menimpa seorang pelajar di Desa Semaya, Kecamatan Sikur, kini peristiwa serupa kembali terjadi di wilayah Kecamatan Sakra Timur.

Seorang pelajar berinisial AM Hawari (10) dilaporkan menjadi korban serangan delapan ekor anjing liar pada Senin (20/4). Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah bermain bersama teman-temannya sepulang sekolah di sekitar rumahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kawanan anjing liar itu tiba-tiba datang dan menyerang secara membabi buta. Korban bersama teman-temannya sempat berteriak meminta pertolongan. Namun nahas, korban tidak sempat menyelamatkan diri sehingga menjadi sasaran gigitan, sementara teman-temannya berhasil melarikan diri.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka gigitan dan cakaran di berbagai bagian tubuh. Pihak keluarga yang mengetahui kejadian itu langsung membawa korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari hasil penanganan awal, korban diketahui mengalami belasan luka yang harus mendapatkan jahitan. Sementara itu, warga sekitar berupaya mengusir kawanan anjing liar tersebut agar menjauh dari lokasi kejadian.

Kapolsek Sakra Timur, Iptu I Ngurah Ray, saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut. Meski demikian, pihaknya memastikan akan segera melakukan pengecekan di lapangan.

“Kami akan kroscek terlebih dahulu terkait kejadian itu,” ujarnya.(*)