Dimensintb.com, Lombok Timur - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur terus melakukan langkah strategis yakni melalui penyediaan layanan air bersih oleh PDAM Lombok Timur. Hal itu dilakukan sebagai upaya memperkuat sektor pariwisata di kawasan selatan Lombok Timur (Lotim).

Direktur Utama PDAM Lotim, Sopyan Hakim, menegaskan bahwa ketersediaan air bersih menjadi faktor krusial dalam mendukung pertumbuhan destinasi wisata yang kini terus berkembang di wilayah pesisir selatan.

“Kebutuhan air bersih menjadi hal utama dalam menunjang kawasan wisata. Karena itu, kami terus melakukan pengembangan jaringan distribusi ke wilayah selatan,” ujarnya, Kamis (25/06).

Menurutnya, PDAM Lotim telah mengambil berbagai langkah untuk memperluas cakupan layanan, termasuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang selama ini belum terjangkau akses air bersih.

“Kami sudah memastikan dalam satu hingga dua bulan ke depan masyarakat yang sebelumnya belum terlayani akan segera mendapatkan akses air bersih,” jelasnya.

Pengembangan tersebut juga didukung program Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dengan penambahan 209 sambungan rumah (SR) baru di wilayah Sekaroh. Saat ini, proses pembangunan jaringan oleh kontraktor telah mulai berjalan.

Sopyan menuturkan, kawasan selatan menjadi salah satu fokus utama karena memiliki potensi wisata besar yang didukung ketersediaan sumber air yang memadai. Saat ini, kapasitas produksi air mencapai sekitar 100 liter per detik.

Namun demikian, pemanfaatan kapasitas tersebut dinilai belum optimal. Hingga saat ini, jumlah pelanggan baru mencapai sekitar 5.000 sambungan rumah, sementara untuk mencapai keseimbangan sistem dibutuhkan sekitar 8.000 hingga 9.000 sambungan.

“Masih ada ruang besar untuk penambahan pelanggan baru. Karena itu kami terus mendorong perluasan jaringan agar kapasitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal,” terangnya.

PDAM Lombok Timur optimistis, pengembangan layanan air bersih ini tidak hanya akan memperkuat sektor pariwisata, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar kawasan wisata selatan.(*)