![]() |
| Hasil survei dari Lembaga Presisi Indonesia, PDAM Lombok Timur mencatat tingkat kepuasan dengan 41 persen dari BUMD di Lotim. |
Dimensintb.com, Lombok Timur – Kinerja pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur (Lotim) kembali menuai apresiasi. Berdasarkan hasil survei yang dipaparkan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) oleh Lembaga Presisi Indonesia, PDAM Lombok Timur mencatat tingkat kepuasan masyarakat tertinggi dibandingkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lainnya di Lombok Timur.
Kegiatan yang berlangsung di Syariah Lombok Hotel, Selong, Rabu (17/6) itu mengangkat tema “Akselerasi Kinerja Pelayanan Publik, Optimalisasi BUMD, dan Kesiapan Sektor Strategis Menyambut Program Prioritas di Kabupaten Lombok Timur”. Forum ini menghadirkan akademisi, praktisi, serta berbagai pemangku kepentingan untuk membahas isu strategis daerah.
Dalam pemaparan hasil survei, PDAM Lotim Lotim menempati posisi teratas dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai sekitar 41 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara BUMD yang disurvei, sekaligus mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap layanan air bersih yang diberikan.
Di posisi kedua, PT Agro Selaparang mencatat tingkat kepuasan sekitar 35 persen. Sementara itu, PT Energi Selaparang dan PT Selaparang Finance berada di angka yang sama, yakni sekitar 26 persen.
Capaian tersebut dinilai sebagai indikator positif atas konsistensi PDAM Lotim dalam meningkatkan kualitas layanan. Di bawah kepemimpinan Sopyan Hakim, perusahaan daerah ini dianggap mampu menjaga standar pelayanan sekaligus responsif terhadap kebutuhan pelanggan.
Menanggapi hasil tersebut, Sopyan Hakim sampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran PDAM.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran PDAM Lotim. Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pelanggan yang terus memberikan kepercayaan kepada kami," ungkapanya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus berupaya maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik,” ujarnya.
Dalam forum FGD, para peserta juga menekankan pentingnya inovasi pelayanan publik, penerapan tata kelola perusahaan yang profesional, serta peningkatan kinerja BUMD agar mampu berkontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui diskusi tersebut, diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis guna memperkuat pelayanan publik, meningkatkan daya saing BUMD, serta mendukung program prioritas Pemkab Lotim dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.(*)

Comments
Post a Comment