![]() |
| Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri dan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisan. Pada acara penutupan MTQ di Bencingah Masmirah, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (15/6). |
Dimensintb.com, Lombok Tengah - Kafilah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) berhasil melampaui target pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dengan perolehan nilai 177, Lotim sukses menempati posisi juara umum kedua, di bawah tuan rumah Lombok Tengah yang mengoleksi 245 poin.
Prestasi ini menjadi lonjakan signifikan bagi Lotim. Pada pelaksanaan sebelumnya, Lotim hanya berada di peringkat ketujuh. Kini, capaian tersebut menjadi bukti peningkatan kualitas pembinaan dan kesiapan para peserta.
Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, yang hadir pada penutupan MTQ di Bencingah Masmirah, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (15/6), menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
Bupati mengaku bangga atas kerja keras para peserta, pelatih, official, pengurus LPTQ, hingga masyarakat Lotim yang turut memberikan doa dan dukungan.
“Atas kegigihan LPTQ, juga para peserta yang mau terus belajar dan berlatih. Mudah-mudahan ke depan hasilnya bisa lebih baik lagi,” ujarnya.
Meski meraih hasil membanggakan, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Lotim tidak akan berpuas diri. Evaluasi menyeluruh tetap akan dilakukan sebagai bahan perbaikan ke depan.
Menurutnya, pelaksanaan MTQ ini memberikan gambaran penting bagi Pemkab dan LPTQ untuk menyusun strategi peningkatan prestasi di masa mendatang.
Sebagai bentuk apresiasi, Bupati memastikan akan mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar kepada LPTQ untuk pembinaan dan penghargaan bagi para juara.
Sementara itu, penutupan MTQ XXXI NTB dihadiri Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri, yang menyerahkan piala juara umum kepada Kabupaten Lombok Tengah.
Dalam sambutannya, Wagub menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum untuk memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an di tengah perkembangan zaman.
“Orang tua harus terus menanamkan pendidikan Al-Qur’an. Ini menjadi benteng yang kuat bagi generasi penerus di tengah kemajuan zaman,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, MTQ memiliki peran strategis sebagai wadah pemersatu masyarakat serta mempererat persaudaraan di NTB. Melihat potensi besar para peserta, Wagub optimistis para juara MTQ tahun ini mampu bersaing di tingkat nasional dan membawa nama harum NTB.
“Kita berharap NTB ke depan kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat nasional,” pungkasnya.(*)

Comments
Post a Comment