![]() |
| Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim bersama perwakilan Investor dari Jepang membahas teknologi pengolahan air laut menjadi air minum melalui sistem SHO-Aqua System. |
Dimensintb.com, Lombok Timur – Upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam mengatasi keterbatasan air bersih mulai menemukan titik terang. PDAM Lombok Timur menjajaki kerja sama dengan investor asal Jepang yang menawarkan teknologi pengolahan air laut menjadi air minum melalui sistem SHO-Aqua System.
Dalam pertemuan tersebut, pihak investor memaparkan bahwa SHO-Aqua System merupakan teknologi desalinasi bergerak (mobile desalination system) yang mengombinasikan proses pre-treatment dengan membran Reverse Osmosis (RO). Sistem ini dirancang untuk menghasilkan air minum berkualitas tinggi dengan biaya operasional yang lebih efisien dibandingkan metode konvensional.
Teknologi ini dinilai fleksibel karena dapat diterapkan di berbagai lokasi, mulai dari wilayah pesisir, pulau-pulau kecil, kawasan terdampak bencana, rumah sakit, kawasan industri, hingga kapal. Selain itu, sistem tersebut diklaim telah memenuhi standar kualitas air minum di Jepang.
Direktur PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menyambut baik tawaran teknologi tersebut. Ia menilai inovasi ini dapat menjadi salah satu solusi strategis dalam menjawab tantangan penyediaan air bersih, khususnya di wilayah selatan Lombok Timur yang masih terbatas sumber airnya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas presentasi dan perhatian yang diberikan kepada PDAM Lombok Timur. Teknologi ini menjadi alternatif yang sangat menarik untuk menjawab kebutuhan air bersih, terutama di wilayah selatan,” ujarnya, Kamis Kemarin (25/06).
Sopyan menegaskan, kebutuhan air bersih di Lombok Timur terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan sektor pariwisata. Oleh karena itu, diperlukan terobosan inovatif serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk mitra internasional.
Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak diharapkan dapat menindaklanjuti pembahasan menuju kerja sama yang lebih konkret. Jika terealisasi, teknologi desalinasi tersebut berpotensi memperkuat layanan PDAM sekaligus menjadi solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di kawasan pesisir dan wilayah rawan kekeringan.(*)

Comments
Post a Comment