Dimensintb.com, Lombok Timur - Sebanyak  773 peserta atlet pencak silat dari berbagai perguruan silat di Lombok Timur (Lotim) bertarung dalam kejuaraan silat antar pelajar se-Lotim dengan memperebutkan Piala Bupati Cup.

Kemudian peserta berasal dari berbagai sekolah di Lotim mulai tingkat SD/MI, SMP/Mts, SMA/SMK dan MA di Lotim

Sementara pembukaannya langsung oleh Bupati Lotim H.Haerul Warisin di sport hall GOR HL. Muslihin Selong, Rabu (7/10).

Bupati Lotim dalam sambutannya mengatakan Lotim memiliki jumlah pelajar dan peminat seni bela diri terbesar di NTB, sehingga ini menjadi kebanggaan.

Begitu juga dengan adanya kejuaraan ini  sebagai bagian dari pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028 mendatang.

"Kita bangga dengan miliki atlet silat yang banyak dan berprestasi," terangnya.(GL).

Bupati Lotim dan Pemprov NTB Soroti Maraknya Kasus Judi Online

Gledeknews, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyoroti maraknya kasus judi online yang merambah berbagai lapisan masyarakat di Lombok Timur (Lotim). Sehingga tentunya menjadi kekhawatiran bersama.

Sementara itu pada sisi lainnya terjadinya itu akibat kurangnya literasi digital, maka ini tentunya menjadi perhatian serius.

"Kita tidak menampik maraknya kasus judi online," tegas Bupati Lotim dalam sambutannya saat membuka acara Lombok Timur Cyber Security Seminar 2026 di pendopo Bupati Lotim, Rabu (7/10).

Hal yang sama dikatakan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Ahsanul Khaliq menegaskan maraknya indikasi kasus judi online di daerah ini tentunya diminta pihak Dinas Kominfo Lotim untuk meningkatkan keaktifan.

"Peran Kominfotik sangat vital untuk melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan siber tersebut,termasuk juga didalamnya judi online," tandasnya.(GL)

Bupati Lotim Sebut Kerugian Serangan Siber Nasional Rp 111 Triliyun

Gledeknews, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur H.Haerul Warisin menyebut potensi kerugian akibat serangan siber nasional yang mencapai sekitar Rp. 111 triliun pada tahun 2026, hal ini sebagaimana proyeksi bank Indonesia.

Hal ini dikatakan Bupati Lotim dalam sambutannya saat membuka acara Lombok Timur Cyber Security Seminar 2026 di pendopo Bupati Lotim, Rabu (7/10).

"Potensi kerugian mencapai ratusan triliyun," tegasnya.

Ia mengatakan  ancaman penipuan digital seperti modus jual beli online, dan penyebaran file APK fiktif. Untuk itulah  keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama.

"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, akademisi, dan instansi pemerintah untuk membangun budaya responsif terhadap ancaman siber," tandasnya.(*)