![]() |
| Sumber: Humas Polres Lombok Timur |
Dimensintb.com, Lombok Timur - Bencana alam berupa angin kencang melanda wilayah Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, Selasa (20/1) sekitar pukul 14.00 Wita. Peristiwa tersebut mengakibatkan rusaknya atap rumah salah satu warga serta pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan utama Suela–Sembalun.
Pohon jenis buak odak dengan diameter sekitar 30 sentimeter dan panjang kurang lebih 30 meter tumbang di depan RSUD Selaparang, Dusun Cempaka, Desa Suela. Tumbangnya pohon tersebut menghalangi badan jalan dan menyebabkan kemacetan arus lalu lintas bagi pengguna jalan yang hendak menuju Kecamatan Sembalun.
Berdasarkan informasi dihimpun sebutkan kejadian itu dialami oleh warga dan pengguna jalan dan segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Suela melalui Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nicolas Oesman, mengungkapkan Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 14.10 Wita. Kanit IK bersama tiga orang anggota jaga, lima orang karyawan Kebun Raya Lemor, serta masyarakat setempat langsung datangi lokasi kejadian.
Petugas langung melakukan pemotongan dan pembersihan pohon yang tumbang dengan menggunakan alat potong chainsaw. Akibat kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
"Kerugian material pada pagar RSUD Selaparang yang rusak tertimpa pohon dengan estimasi kerugian sekitar Rp2.000.000," katanya.
Selain itu, atap rumah warga milik Amaq Nati (50), seorang petani di Limbungan Timur, Desa Perigi, Kecamatan Suela, mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang dengan perkiraan kerugian mencapai Rp7.000.000. Saat kejadian, pemilik rumah diketahui tidak berada di lokasi.
Pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan petugas PLN serta mengatur arus lalu lintas selama proses pembersihan berlangsung. Kegiatan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang selesai sekitar pukul 15.00 Wita dan berjalan dengan lancar.
Diketahui, rusaknya atap rumah warga dan tumbangnya pohon tersebut disebabkan oleh angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Suela sejak malam, ditambah kondisi batang pohon yang sudah keropos atau lapuk.
Hingga saat ini, cuaca di wilayah tersebut masih berangin dan disertai gerimis. "Saat ini jalur Suela–Sembalun telah kembali normal dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat," pungkasnya.(*)

Comments
Post a Comment