foto ilustrasi

Dimensintb.com, Lombok Timur – Ratusan siswa sekolah swasta di Desa Waringin, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga basi dan berbau, Rabu (28/1).

Menu MBG yang disajikan oleh dapur MBG Al Risalah Tebaban tersebut membuat para siswa enggan menyantap lauk pauknya. Para siswa hanya memakan nasi, sementara lauk yang disediakan tidak disentuh. Sebagian siswa bahkan terpaksa membeli makanan tambahan di kantin sekolah.

Sejumlah guru di sekolah swasta Desa Waringin membenarkan adanya keluhan tersebut. Menurut mereka, bau tidak sedap diduga berasal dari menu daging ayam dan urap-urap yang disajikan.

“Memang betul menu makanan yang disajikan berbau dan diduga basi,” ungkap salah satu guru saat dikonfirmasi.

Melihat kondisi tersebut, pihak sekolah langsung menghubungi pengelola dapur MBG untuk menyampaikan keluhan atas menu yang diterima siswa.

“Pengelola dapur langsung meminta maaf. Kami dari pihak sekolah juga meminta agar ke depannya tidak menyajikan menu seperti itu lagi. Untungnya tidak dimakan, karena bisa menyebabkan sakit perut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Al Risalah Tebaban, Tahir Nasria, saat dikonfirmasi mengakui adanya laporan dari pihak sekolah terkait menu MBG yang disajikan pada hari tersebut. Namun, ia membantah jika menu yang disajikan dalam kondisi basi atau berbau.

“Pada dasarnya tidak ada menu yang basi atau berbau. Menu hari ini adalah ayam dan urap dengan sambal matah. Kemungkinan bau yang dimaksud berasal dari bawang pada sambalnya,” jelas Tahir.

Meski demikian, Tahir menegaskan pihaknya tetap merespons cepat laporan tersebut dan telah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah.

“Pihak sekolah tidak meminta penggantian menu, hanya menyarankan agar ke depan tidak menyajikan menu yang sama seperti hari ini,” pungkasnya.(*)