![]() |
| Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, saat meresmikan pembangunan fisik Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satu Atap di Desa Kenek, Kamis (29/1). |
Dimensintb.com, Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur memberikan apresiasi kepada lembaga Happy Heart atas kontribusinya dalam membantu pembangunan fisik sekolah di sejumlah wilayah di Lotim. Bantuan tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Apresiasi itu disampaikan Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, saat meresmikan pembangunan fisik Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satu Atap di Desa Kenek, Kamis (29/1). Ia menyebut kepedulian Happy Heart sangat membantu Pemkab dalam mendukung perbaikan fasilitas pendidikan.
“Pemkab Lotim mengapresiasi kepedulian Happy Heart yang telah berperan aktif mendukung pembangunan fasilitas sekolah di Lotim,” ujarnya.
Menurutnya, kontribusi Happy Heart tidak hanya terfokus pada satu lokasi, melainkan tersebar di berbagai wilayah di Lotim. “Ada banyak tempat di Lotim yang telah dibantu Happy Heart, khususnya dalam pembangunan sekolah,” sebutnya.
Lebih lanjut, Warisin mengingatkan dinas terkait agar terus memperluas kolaborasi, tidak hanya dengan lembaga nonpemerintah, tetapi juga dengan kementerian, guna membuka peluang dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
“Langkah ini diharapkan dapat mempercepat program revitalisasi sekolah melalui dukungan dana APBN serta kemitraan dengan berbagai pihak,” katanya.
Ia mengakui keterbatasan anggaran daerah saat ini berdampak pada jumlah sekolah yang dapat direvitalisasi. Perbaikan sarana pendidikan tidak dapat dilakukan secara luas seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
“Karena kemampuan anggaran kita terbatas, maka jumlah sekolah yang bisa ditangani juga terbatas. Tidak seperti tahun-tahun terdahulu,” ungkapnya.
Meski demikian, Pemkab Lotim tegaskan sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Alokasi anggaran yang tersedia tetap difokuskan untuk mendukung perbaikan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan.
Warisin juga menyebut masih banyak bangunan sekolah yang membutuhkan penanganan, mulai dari atap bocor hingga kerusakan akibat cuaca ekstrem dan angin kencang. Beberapa wilayah selatan Lotim bahkan terdampak puting beliung, sehingga kondisi tersebut akan menjadi perhatian dalam penentuan skala prioritas perbaikan ke depan.
Pemkab berharap dukungan dari berbagai pihak, baik lembaga nonpemerintah maupun kementerian, dapat terus diperkuat agar percepatan perbaikan infrastruktur sekolah di Lotim tetap berjalan secara berkelanjutan.(*)

Comments
Post a Comment