Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal disambut langung oleh Sekda Lombok Timur, HM. Juaini Taofik mewakili Bupati Lombok Timur, dalam menghadir Kegiatan Gawe Sosial Masbagik. Minggu (18/1).

Dimensintb.com, Lombok Timur -Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Lalu Muhamad Iqbal secara resmi melaunching pertokoan Masjid Jami Al-Akbar Masbagik yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Forum Masbagik Bersatu (Formabes) ke-18. Kegiatan tersebut rangkaian dari kegiatan Gawe Sosial Masbagik, Minggu (18/1).

Launching tersebut berlangsung di halaman pertokoan Masjid Jami Al-Akbar Masbagik Selain Gubernur NTB, dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Timur HM. Juaini Taofik mewakili Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, Ketua DPRD Lombok Timur Muhammad Yusri, anggota DPRD Dapil Masbagik, jajaran OPD Lingkup Pemprov dan Pemda, Forkopimcam Masbagik, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga dari berbagai wilayah di Lombok Timur.

Peserta jalan sehat di Kegiatan Gawe Sosial Masbagik.

Puncak kegiatan Gawe Sosial Masbagik ditandai dengan jalan sehat yang diikuti puluhan ribu peserta. Mulai dari orang tua, remaja hingga anak-anak tampak antusias memadati ruas jalan Masbagik. Panitia menyiapkan beragam hadiah menarik, dengan hadiah utama berupa tiket umrah ke Tanah Suci Mekkah, serta door prize lainnya seperti satu unit sepeda motor, kulkas, mesin cuci, dan hadiah hiburan lainnya.

Kedatangan Gubernur NTB disambut langsung oleh Sekda Lombok Timur HM. Juaini Taofik bersama jajaran OPD. Setibanya di lokasi acara, Gubernur langsung meninjau layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang disediakan bagi masyarakat.

Selain jalan sehat, Gawe Sosial Masbagik juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial lainnya, seperti pelayanan kesehatan gratis, bazar UMKM, serta hiburan masyarakat melalui pertunjukan musik live.

foto bersama usai Launching Pertokoan Masjid Jami Al-Akbar Masbagik 

Dalam sambutannya, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengungkapkan bahwa peresmian pertokoan Masjid Raya Masbagik merupakan realisasi dari cita-cita pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang telah disampaikan sekitar dua tahun lalu, yakni menjadikan masjid sebagai pusat ibadah yang mandiri secara finansial.

“Ini adalah cita-cita lama. Mereka ingin masjid ini mandiri agar syiar Islam bisa dijalankan dengan lebih leluasa,” ujarnya.

Iqbal menjelaskan, kemandirian masjid diwujudkan melalui optimalisasi aset tanah wakaf yang kini dibangun menjadi deretan pertokoan. Seluruh unit toko bahkan telah habis disewa sebelum resmi dibuka, dengan penyewa berasal dari jamaah masjid sendiri. Hasil sewa akan digunakan sepenuhnya untuk operasional dan program kesejahteraan masjid.

Ia berharap model kemandirian Masjid Raya Masbagik dapat menjadi percontohan bagi ribuan masjid lainnya di NTB. “Masjid harus mandiri. Masbagik kini memberi contoh nyata melalui pemanfaatan aset wakaf,” tegasnya.

Momen Gubernur NTB Miq. Iqbal didampingi Sekda Lotim HM. Juaini Taofik memberikan santunan kepada anak yatim

Sementara itu, Sekda Lombok Timur HM. Juaini Taofik menyampaikan apresiasi atas kolaborasi masyarakat Masbagik dalam menyukseskan Gawe Sosial Masbagik yang dirangkaikan dengan launching pertokoan masjid dan HUT Formabes ke-18.

Menurutnya, dengan jumlah masjid di Lombok Timur yang mencapai hampir 1.400 unit, kemandirian finansial menjadi kunci keberlanjutan dakwah. “Masbagik cepat bergerak dan cepat menangkap peluang. Ini contoh kolaborasi yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Memen undian hadian utama kegitan Jalan Sehat.

Sebelumnya, Ketua Panitia Gawe Sosial Masbagik, Gema Ahmad Muzakir, menyebut kegiatan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Masbagik. Ia berharap Gawe Sosial Masbagik dapat menjadi agenda tahunan di Lombok Timur.

“Persiapan kurang dari satu bulan, tapi peserta jalan sehat mencapai lebih dari sepuluh ribu orang, jauh di atas target lima ribu peserta,” pungkasnya.(*)