![]() |
| Sumber: Humas BRI Cabang Selong |
Dimensintb.com, Lombok Timur – Adopsi sistem pembayaran digital di Kabupaten Lombok Timur terus menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan. Salah satu indikatornya adalah semakin meluasnya penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) BRI di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang dinilai mampu menghadirkan transaksi non-tunai yang cepat, aman, dan efisien.
Pimpinan Cabang BRI Selong, Allan Arya Utama, dalam rilis resminya menyampaikan bahwa QRIS BRI tidak hanya memberikan kemudahan bagi konsumen, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi para merchant. Dana hasil transaksi yang langsung masuk ke rekening BRI setiap hari, serta kemudahan pengelolaan transaksi melalui aplikasi BRI Merchant, menjadi keunggulan utama layanan ini.
“QRIS telah menjadi solusi praktis bagi pelaku usaha. Transaksi tercatat dengan rapi, dana cepat cair, serta bebas biaya untuk transaksi kecil. Ini sangat membantu keberlangsungan usaha UMKM,” ujar Allan.
Ia menambahkan, kebijakan Bank Indonesia terkait Merchant Discount Rate (MDR) 0 persen untuk transaksi hingga Rp500 ribu pada usaha mikro turut mendorong minat pedagang beralih ke sistem pembayaran digital.
Berdasarkan data Bank Indonesia, jumlah pengguna dan merchant QRIS secara nasional terus mengalami peningkatan. Hal ini menandakan semakin tingginya tingkat penerimaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital, termasuk di Lombok Timur.
Sejalan dengan hal tersebut, BRI terus memperkuat komitmennya dalam mendukung ekosistem digital melalui berbagai program insentif dan pendampingan bagi UMKM. Upaya tersebut meliputi penyediaan fasilitas back office untuk pelaporan transaksi hingga akuisisi merchant baru.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan peningkatan transaksi non-tunai, BRI saat ini menyelenggarakan Program Undian Merchant Untung Pakai QRIS BRI. Program ini dirancang untuk mendorong merchant agar semakin aktif menggunakan QRIS BRI dalam aktivitas transaksi harian.
Program undian dijadwalkan berlangsung pada bulan Februari. Setiap transaksi menggunakan QRIS BRI senilai Rp100 ribu akan dikonversi menjadi 1 poin undian (berlaku kelipatan). Semakin besar volume transaksi, semakin besar pula peluang merchant memperoleh kupon undian dan memenangkan hadiah yang telah disiapkan.
Selain peluang hadiah, program ini juga memberikan manfaat jangka panjang bagi UMKM, seperti peningkatan efisiensi dan transparansi pencatatan keuangan, penguatan loyalitas pelanggan yang semakin terbiasa dengan pembayaran digital, serta membuka akses pasar yang lebih luas melalui layanan pembayaran modern.
Bagi pelaku UMKM di Lombok Timur, program ini menjadi peluang strategis untuk meningkatkan daya saing usaha sekaligus meraih keuntungan tambahan. Dengan dukungan teknologi, regulasi yang berpihak, serta program apresiasi dari BRI, transformasi ekonomi digital di daerah ini diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan UMKM lokal. (*)

Comments
Post a Comment