Gambar ilustrasi kasus pelecehan seksual.

Dimensintb.com, Lombok Timur - Seorang pelajar perempuan berinisial Dr (16), warga Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur, diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh tiga pemuda, salah satunya merupakan pacar korban. Kasus ini mencuat setelah korban menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, korban sempat dilaporkan hilang ke Polsek Sakra Barat sejak 20 Februari 2026. Namun, setelah laporan dibuat, korban akhirnya kembali ke rumah dengan diantar oleh seorang temannya dan kemudian mengungkapkan kejadian yang dialaminya kepada keluarga.

Tidak terima atas peristiwa tersebut, pihak keluarga langsung melaporkan kasus dugaan kekerasan seksual itu ke pihak kepolisian. Berdasarkan laporan dan keterangan korban, aparat kemudian melakukan penelusuran dan pengejaran terhadap para terduga pelaku.

Dari tiga terduga pelaku, satu orang berhasil diamankan. Pelaku berinisial MR (17), warga Kecamatan Suralaga, ditangkap dan dibawa ke Polres Lombok Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara dua terduga pelaku lainnya hingga kini masih melarikan diri dan dalam pengejaran aparat.

Kapolsek Sakra Barat, Iptu M. Anhar, membenarkan adanya laporan kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur tersebut.

“Benar, kami menerima laporan dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Kasus ini sudah ditangani Unit PPA Polres Lombok Timur. Satu pelaku telah diamankan, sementara dua lainnya masih dalam pencarian,” ujar Anhar.(*)