![]() |
| Plt. Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim. |
Dimensintb.com, Lombok Timur – Menyikapi keluhan warga Desa Ketangga, Kecamatan Suela, terkait gangguan distribusi air bersih dalam beberapa waktu terakhir, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan.
Plt. Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sofyan Hakim, langsung menginstruksikan jajarannya di tingkat cabang untuk merespons laporan masyarakat tanpa penundaan. Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Cabang PDAM Suela, Mawaruddin, turun langsung ke lokasi guna memastikan kondisi serta melakukan langkah teknis yang diperlukan.
Sebagai langkah antisipasi, PDAM Lombok Timur juga menerapkan sistem pengaliran bergilir guna menjaga pemerataan distribusi air kepada seluruh pelanggan, terutama di tengah keterbatasan debit yang ada.
Di sisi lain, PDAM menyadari pentingnya komunikasi yang lebih intensif kepada masyarakat, khususnya saat terjadi gangguan teknis. Upaya pembenahan tidak hanya difokuskan pada aspek teknis, tetapi juga pada peningkatan pelayanan serta transparansi informasi kepada pelanggan.
Direktur Utama PDAM Lombok Timur menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar.
“Insya Allah, kami akan terus berusaha memberikan pelayanan semaksimal mungkin. Bagi kami, kemaslahatan masyarakat adalah yang utama. Setiap keluhan menjadi bahan evaluasi untuk terus berbenah ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Kacab Suela, Mawaruddin, mengatakan setalah menerima laporan dan intuksi dari pimpinan (Dirut-red). Pihaknya langsung turun kelapangan.
Sedangkan dari hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa gangguan distribusi disebabkan oleh sumbatan pada bak penampungan air. Selain itu, keterbatasan debit air di tengah meningkatnya jumlah pengguna turut memengaruhi kelancaran aliran ke pelanggan.
“Begitu laporan kami terima, kami langsung turun ke lapangan. Alhamdulillah, permasalahan yang terjadi telah kami tangani. Saat ini kondisi distribusi air sudah kembali aman dan berangsur normal,” ujar.(*)

Comments
Post a Comment