(foto/istimewa)

Dimensintb.com, Lombok Timur – Tradisi tiyu yang digelar warga Desa Jantuk, Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur, Sabtu (21/3) usai pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah mendadak viral di media sosial.

Perhatian publik tertuju pada sebuah insiden saat sejumlah penunggang kuda yang terlibat dalam tradisi tersebut saling bertabrakan hingga terjatuh ke badan jalan.

Akibat kejadian itu, para penunggang bersama kudanya tersungkur ke aspal. Suasana sempat menegangkan, bahkan para penonton yang menyaksikan langsung kejadian tersebut terlihat histeris sambil berteriak.

Warga yang berada di lokasi dengan sigap memberikan pertolongan kepada penunggang yang terjatuh. Mereka langsung mengevakuasi korban ke pinggir jalan untuk mendapatkan penanganan.

Meski sempat diwarnai insiden, kegiatan tradisi tiyu tetap berlangsung meriah. Tradisi tahunan tersebut tetap dilanjutkan sebagai bentuk pelestarian budaya oleh masyarakat setempat.

Camat Sukamulia, Lalu M. Rahiman, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pelaksanaan tradisi tiyu di Desa Jantuk. Namun, terkait insiden tabrakan antar penunggang kuda, dirinya mengaku belum menerima laporan detail.

“Silakan konfirmasi langsung ke Kepala Desa dan Kapolsek untuk informasi lebih jelas,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Pjs Kepala Desa Jantuk, Yudi Hermawan, membenarkan adanya insiden dalam kegiatan tersebut. Namun ia memastikan tidak ada korban dalam kejadian itu.

“Hal seperti itu biasa terjadi, tapi kegiatan tetap berjalan dan tidak ada masalah. Bahkan penunggang yang terjatuh kembali naik kuda,” tandasnya.(*)