![]() |
| Momen Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, berdiskusi bersama Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri. |
Dimensintb.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menerima kunjungan silaturahmi Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri, di Pendopo Gubernur NTB, Selasa Sore (3/3).
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Silaturahmi Ketua DPRD Muhammad Yusri didampingi sejumlah tokoh di Lombok Timur Dr. Gema Ahmad Muzakir, H. Fathurrahman, Ahmad Rozi. Selain itu, Tokoh Muda Ketua Formabes Syamsul Huda turut mendampinginya.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana Idul Fitri itu dimanfaatkan sebagai ajang diskusi strategis terkait pembangunan daerah, khususnya upaya percepatan pengentasan kemiskinan di NTB.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dalam kesempatan itu menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk segera merealisasikan Program Desa Berdaya, yang menjadi salah satu program unggulan dalam menekan angka kemiskinan ekstrem.
“Dalam waktu dekat program ini akan mulai kita jalankan sebagai bentuk keseriusan pemerintah provinsi dalam mengintervensi desa-desa miskin ekstrem,” ujar Iqbal.
Ia menjelaskan, pada tahap awal tahun 2026, program tersebut akan menyasar 40 desa di NTB. Setiap desa akan mendapatkan dukungan anggaran sekitar Rp300 juta untuk pengembangan program pemberdayaan berbasis potensi lokal.
Menurutnya, desa-desa penerima program diharapkan mampu menyusun perencanaan yang matang, baik dalam sektor pertanian, perikanan, maupun pengembangan usaha produktif lainnya.
“Pendekatannya berbasis perencanaan dari desa. Jadi desa menentukan sendiri program pemberdayaan yang paling sesuai dengan potensi wilayahnya,” kata dia.
Iqbal juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, Ketua DPRD Lombok Timur Muhammad Yusri menyambut baik program itu dan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Provinsi NTB.
Ia menegaskan pihaknya siap mengawal implementasi Program Desa Berdaya agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menekan angka kemiskinan dan stunting.
“Program ini sangat dinantikan masyarakat. Kami di DPRD siap mengawal agar pelaksanaannya tepat sasaran dan berdampak nyata,” ujar Yusri.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama di Lombok Timur yang masih menghadapi berbagai tantangan sosial ekonomi.
Pertemuan tersebut juga diisi dengan diskusi berbagai isu strategis lainnya terkait pembangunan NTB, dengan harapan dapat mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.(*)

Comments
Post a Comment