![]() |
| Plt. Direktur utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim. |
Dimensintb.com, Lombok Timur – Ketersediaan air bersih yang melimpah di Lombok Timur justru memunculkan persoalan baru. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat kini berpacu menambah ribuan sambungan rumah (SR) guna mengoptimalkan distribusi air ke masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sofyan Hakim, mengungkapkan kapasitas produksi air dari sejumlah sumber utama saat ini telah mencapai sekitar 100 liter per detik. Namun, potensi tersebut belum termanfaatkan secara maksimal lantaran jumlah pelanggan masih terbatas.
“Secara kapasitas, ini bisa melayani hingga 8.000 sambungan rumah. Tapi saat ini baru sekitar 4.580 SR yang terlayani,” ungkapnya, Kamis (2/4).
Minimnya jumlah pelanggan berdampak langsung pada sistem distribusi. Tekanan berlebih pada jaringan menyebabkan air meluap di sejumlah titik penampungan. Bahkan, air yang tidak tersalurkan kerap menggenangi area sekitar hingga berdampak pada lahan pertanian warga.
“Air yang tidak terserap ini menyebabkan overflow, bahkan mulai berdampak pada lingkungan,” jelas Sofyan.
Ia menegaskan, persoalan tersebut bukan disebabkan keterbatasan infrastruktur. Jaringan pipa telah tersedia hingga ke depan permukiman warga. Namun, rendahnya minat masyarakat untuk memasang sambungan baru menjadi tantangan utama.
Kurangnya sosialisasi terkait layanan dan manfaat penggunaan air PDAM disebut menjadi faktor dominan. Padahal, dukungan infrastruktur telah dibangun, baik melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah yang melayani sekitar 1.000 pelanggan, maupun melalui anggaran daerah untuk ribuan sambungan lainnya.
Untuk mengatasi ketimpangan antara pasokan dan serapan, PDAM Lombok Timur menargetkan pemasangan sekitar 3.000 sambungan rumah baru dalam waktu dekat. Langkah ini menjadi prioritas guna mengoptimalkan distribusi air bersih sekaligus menekan dampak lingkungan akibat luapan air.
Selain itu, PDAM juga berencana menggulirkan program hibah bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, agar lebih tertarik menjadi pelanggan baru.
Upaya ini diharapkan mampu mengubah ironi air melimpah menjadi manfaat nyata bagi masyarakat luas.(*)

Comments
Post a Comment