![]() |
| Baznas bersama Dinas Sosial Lombok Timur mengunjungi pasar Pringgabaya yang terbakar. |
Dimensintb com, Lombok Timur – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Timur bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang melanda Pasar Pringgabaya dan Suela. Bersama Dinas Sosial (Dinsos) Lombok Timur, tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
Langkah ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah daerah dan lembaga amil zakat dalam membantu para pedagang yang terdampak secara ekonomi akibat kehilangan lapak dan barang dagangan.
Dalam peninjauan tersebut, BAZNAS dan Dinsos fokus pada pendataan menyeluruh, mulai dari identifikasi jumlah pedagang terdampak, estimasi kerugian material, hingga pemetaan kebutuhan mendesak para korban.
Ketua BAZNAS Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, menegaskan bahwa asesmen ini penting untuk memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar efektif.
“Kami hadir bukan sekadar meninjau, tetapi memastikan setiap dana zakat yang disalurkan tepat sasaran. Kolaborasi dengan Dinas Sosial sangat penting agar data yang digunakan sinkron dan tidak terjadi tumpang tindih bantuan,” ujarnya, Selasa (28/4).
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Lombok Timur, Baiq Siti Aminah, menyampaikan bahwa hasil asesmen akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah intervensi lanjutan.
Menurutnya, selain bantuan logistik darurat, pemerintah juga mempertimbangkan pendampingan psikologis bagi korban serta skema bantuan permodalan guna mempercepat pemulihan ekonomi para pedagang.
“Kami akan duduk bersama lintas OPD untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya, termasuk dukungan jangka panjang bagi para korban,” jelasnya.
Kebakaran yang melanda Pasar Pringgabaya dan Suela menjadi perhatian serius, mengingat kedua pasar tersebut merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Lombok Timur bagian utara.
Melalui program BAZNAS Tanggap Bencana, BAZNAS Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap situasi darurat kemanusiaan, sekaligus memastikan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berjalan transparan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.(*)

Comments
Post a Comment