![]() |
| Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisan. |
Dimensintb.com, Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi merampungkan penilaian Lomba Lampion atau Lampu Hias Ramadan yang digelar selama bulan suci. Hasilnya, dua desa dari wilayah utara dan selatan ditetapkan sebagai yang terbaik.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyebut Desa Pasenggrahan, Kecamatan Montong Gading, keluar sebagai perwakilan terbaik wilayah utara. Sedangkan dari wilayah selatan, Desa Kertasari, Kecamatan Labuhan Haji, berhasil meraih predikat juara.
“Kita sudah terima hasilnya, dua desa itu perwakilan utara dan selatan yang jadi juara,” ujar Bupati, Kamis (9/4).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Timur, Hambali, menjelaskan bahwa hasil penilaian telah final berdasarkan keputusan tim juri lintas instansi.
Meski demikian, pengumuman resmi pemenang masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati.
“Secara hasil sudah ada dua desa yang ditetapkan, namun untuk pengumuman resmi kita masih menunggu SK Bupati,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses penilaian melibatkan berbagai aspek, mulai dari kebersihan lingkungan, kerapian dan keindahan lampion, hingga faktor keamanan dan ketertiban. Tim penilai terdiri dari unsur Satpol PP, Kesbangpol, Dinas Pariwisata, dan Dinas Lingkungan Hidup.
Menurut Hambali, lomba lampion Ramadan ini memberikan dampak positif dalam mendorong partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, melalui kegiatan gotong royong dan kreativitas.
“Antusiasme masyarakat cukup tinggi, terutama dari kalangan pemuda yang terlibat langsung dalam proses pembuatan dan penataan lampion,” katanya.
Terkait keberlanjutan program, Pemkab Lotim membuka peluang menjadikan lomba tersebut sebagai agenda tahunan. Namun, hal itu masih bergantung pada kebijakan daerah serta dukungan anggaran, baik dari APBD maupun pihak ketiga.
Ia juga menyoroti mekanisme pemberian hadiah yang saat ini masih difasilitasi pihak ketiga dan diberikan kepada kepala desa.
“Ke depan, kita harapkan hadiah bisa lebih diarahkan kepada pemuda atau kelompok masyarakat yang terlibat langsung, karena mereka yang paling berperan,” pungkasnya.(*)

Comments
Post a Comment