Wakil Bupati Lombok Timur, HM. Edwin Hadiwijaya, saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi dan pencanangan Desa Cinta Statistik di aula Kantor Camat Terara, Selasa (14/4).

Dimensintb.com, Lombok Timur - Wakil Bupati Lombok Timur, HM. Edwin Hadiwijaya, menghadiri sosialisasi dan pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang digelar di aula Kantor Camat Terara, Selasa (14/4). Acara juga turut dihadiri OPD terkait, jajaran BPS, dan para kepala desa se-Kecamatan Terara.

Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa program Desa Cantik bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk membangun sistem perencanaan berbasis data dari tingkat desa.

"Pencanangan Desa Cantik merupakan momentum besar untuk merubah pola kerja pemerintah daerah menjadi lebih mendasar dan terukur," tegasnya.

Ia menekankan, ketersediaan data yang valid dan riil menjadi fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan. Tanpa data yang akurat, menurutnya, kebijakan yang dihasilkan berpotensi meleset dan berdampak pada pemborosan anggaran.

“Membangun data itu pasti mulai dari desa. Tidak bisa hanya dari kantor bupati. Desa Kumbang sudah membuktikan itu,” ujarnya.

Wabup juga mengingatkan bahwa kesalahan data akan berimplikasi serius terhadap kebijakan. Ia menyebut, koreksi terhadap kebijakan yang keliru akibat data tidak valid akan membutuhkan biaya besar.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya dimensi waktu dalam menjaga integritas data, serta penggunaan data historis dalam membaca arah perubahan, termasuk dalam konteks politik dan pembangunan.

"Program ini mampu melahirkan dampak nyata serta tetap berlanjut, meskipun terjadi pergantian kepala desa dalam waktu dekat,"tegasnya.

Sebagai informasi, P.encanangan Desa Cantik ditandai dengan penandatanganan piagam oleh Wakil Bupati bersama jajaran BPS, serta pemukulan gong sebagai simbol dimulainya program.(*)