![]() |
| Momen Ketua Badan Amil Zakat Nasional RI, Dr. Sodik Mudjahid, saat melakukan kunjungan ke lokasi Rumah Sakit Lombok Timur yang direncanakan beralih fungsi menjadi Rumah Sehat Baznas. |
Dimensintb.com, Lombok Timur – Rencana pengembangan Rumah Sehat Baznas (RSB) di Lombok Timur masih dalam tahap proses administratif. Hal itu disampaikan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Dr. Sodik Mudjahid, saat melakukan kunjungan ke lokasi Rumah Sakit Labuhan Haji yang direncanakan beralih fungsi menjadi Rumah Sehat Baznas .
Kunjungan tersebut turut didampingi Prof. Dr. Hamdan Zoelva, Ketua MK RI periode 2013–2015, bersama rombongan Baznas RI, unsur pimpinan Baznas NTB, serta disambut langsung oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Sekda HM. Juaini Taofik dan jajaran pimpinan dan jajaran Baznas Lombok Timur (Lotim), serta Direktur RS Lombok Timur.
Dalam keterangannya, Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahidmenyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim telah mengajukan permohonan resmi kepada Baznas RI terkait pengembangan fasilitas tersebut. Namun, karena kepengurusan Baznas RI saat ini masih tergolong baru, keputusan lanjutan akan dibahas melalui mekanisme rapat pleno pimpinan.
"Secara administratif, Pak Bupati sudah menyampaikan suratnya. Karena kami pengurus baru, ini akan kami proses dalam rapat pleno, insya Allah bulan ini," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga meninjau langsung kondisi fasilitas dan peralatan kesehatan yang tersedia di lokasi calon RSB. Ia menilai secara umum sarana yang ada telah memenuhi standar dasar untuk pengembangan Rumah Sehat Baznas.
"Tadi saya melihat langsung peralatannya. Secara umum sudah memenuhi standar Rumah Sehat Baznas," jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa realisasi pengembangan tetap bergantung pada keputusan pimpinan Baznas RI, khususnya terkait alokasi anggaran yang harus dibagi secara proporsional ke seluruh daerah di Indonesia.
Sodik juga menekankan pentingnya sinergi antara Baznas pusat, Baznas provinsi, serta pemerintah daerah dalam mendukung percepatan program tersebut. Menurutnya, dukungan dari pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan fasilitas layanan kesehatan berbasis zakat ini.
"Dukungan dari Pak Bupati dan Pak Gubernur sangat luar biasa. Ini menjadi modal penting agar Lotim bisa semakin mandiri dalam pengembangan program Baznas," katanya.
Ia menambahkan, Lotim termasuk daerah yang memiliki potensi untuk mandiri dalam pengelolaan program Baznas, sehingga diharapkan mampu mengoptimalkan kolaborasi lokal dalam mendukung pembiayaan dan operasional ke depan.
Kendati demikian, Sodik memastikan bahwa secara pribadi pihaknya mendukung penuh pengembangan Rumah Sehat Baznas di Lotim. Namun secara prosedural, keputusan akhir tetap menunggu hasil rapat pleno Baznas RI.
"Secara pribadi kami mendukung maksimal. Tapi secara prosedur harus diputuskan dalam rapat pleno, termasuk pengaturan anggarannya," tegasnya.
Sebagai informasi, kegiatan kunjungan Baznas RI dilanjutkan dengan silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama yang berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur. Setelah dilanjutkan dengan kegiatan panen Raya jagung di Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya.(*)

Comments
Post a Comment