![]() |
| Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisan. |
Dimensintb.com, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin, mengakui masih adanya target yang belum terealisasi secara optimal pada tahun pertama masa kepemimpinannya. Namun demikian, ia menegaskan bahwa capaian pembangunan tidak dapat diukur hanya dalam satu tahun anggaran.
“Masih ada waktu di tahun-tahun berikutnya untuk kita tuntaskan. Evaluasi yang disampaikan DPRD tentu menjadi bahan perbaikan ke depan,” ujar Bupati saat dikonfirmasi menghadiri acara sudah paripurna di Rupatama DPRD Lotim, Selasa (7/4).
Salah satu isu yang turut menjadi perhatian DPRD adalah persoalan distribusi pupuk. Meski mendapat sorotan, Bupati menilai kondisi di lapangan menunjukkan ketersediaan pupuk yang relatif aman, bahkan cenderung mencukupi kebutuhan petani.
“Kalau kita lihat langsung ke lapangan, pupuk ini justru tersedia. Itu terbukti dari produksi pertanian yang meningkat,” jelasnya.
Ia menyebutkan, peningkatan produksi terjadi pada sejumlah komoditas unggulan seperti padi dan jagung. Hal ini, menurutnya, menjadi indikator bahwa sektor pertanian di Lotim masih berjalan dengan baik.
Di sisi lain, DPRD juga menekankan pentingnya percepatan realisasi program pembangunan agar target yang belum tercapai dapat segera dikejar. Menanggapi hal itu, Bupati memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah diarahkan untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas.
“Semua OPD sudah kita dorong untuk mempercepat. Program pembangunan tetap berjalan dan bisa dipantau langsung di masing-masing dinas,” tegasnya.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pembangunan, Pemkab Lotim juga menerapkan sistem seleksi terbuka atau beauty contest dalam penentuan desain proyek. Selain itu, evaluasi terhadap kinerja konsultan juga diperketat guna memastikan hasil pembangunan sesuai standar yang ditetapkan.
“Kita tidak ingin hasil pembangunan asal-asalan. Konsultan yang tidak sesuai standar tentu tidak kita gunakan lagi,” pungkasnya.(*)

Comments
Post a Comment