![]() |
| Sekdis Dikbud, Lalu Bayan Purwadi. |
Dimensintb.com, Lombok Timur - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, telah keluarkan peringatan keras agar seluruh satuan pendidikan tidak gelar kegiatan pelepasan siswa secara berlebihan, apalagi sampai membebani wali murid.
Peringatan tersebut dituangkan dalam surat edaran yang telah disebar ke seluruh sekolah mulai dari jenjang TK, SD hingga SMP. Tetapi pada intinya perpisahan boleh, tapi jangan jadi ajang pamer atau beban biaya.
Sekretaris Dikbud Lombok Timur (Lotim), Lalu Bayan Purwadi, menegaskan bahwa edaran ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah preventif untuk hindari polemik yang kerap muncul setiap musim kelulusan.
"Edaran ini sudah kami keluarkan jauh-jauh hari sebagai langkah antisipatif," ujarnya, Rabu kemarin (20/5).
Menurutnya, kegiatan perpisahan tetap diperbolehkan selama dilaksanakan secara sederhana dan proporsional. Sekolah diminta tidak memaksakan konsep acara yang mewah dengan berbagai pungutan yang justru memberatkan orang tua siswa.
"Silakan dilaksanakan, tapi jangan sampai membebani wali murid," tegasnya.
Tak hanya soal biaya, Dikbud Lotim juga menyoroti aspek keamanan yang dinilai kerap diabaikan. Sekolah secara tegas diminta tidak gelar kegiatan pelepasan dalam bentuk perjalanan wisata atau bepergian ke luar daerah.
“Kami mengantisipasi kegiatan pesiar keluar daerah. Yang kami pikirkan adalah faktor keamanan siswa,” jelasnya.
Pihaknya mengingatkan, jika terjadi sesuatu dalam kegiatan di luar daerah, maka sekolah dan pemerintah daerah akan menjadi pihak yang pertama dimintai pertanggungjawaban. Karena itu, seluruh satuan pendidikan diwajibkan mematuhi edaran tersebut tanpa pengecualian.
“"ni bukan sekadar imbauan, tetapi wajib dilaksanakan," tegasnya.
Kebijakan ini sekaligus menjadi sinyal tegas bahwa Disdikbud tidak ingin momen kelulusan berubah menjadi ajang komersialisasi pendidikan. Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang beragam, kegiatan sekolah harus tetap berpijak pada prinsip kesederhanaan dan kepedulian sosial.
"Pelepasan siswa tetap menjadi momen berkesan tanpa diwarnai kemewahan. Cukup sederhana, aman, dan bermakna," tandasnya.(*)

Comments
Post a Comment