Dimensintb.com,Lombok Timur – Pemerintah pusat kembali memberikan kepercayaan kepada peternak asal Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur (Lotim) sebagai penyedia sapi kurban untuk Presiden Republik Indonesia.

Penunjukan ini bukan yang pertama. Tercatat, sudah lima kali peternak di wilayah tersebut dipercaya menyediakan hewan kurban tingkat nasional, baik melalui mekanisme tender maupun penunjukan langsung.

Suhirman, seorang peternak ungkapkan, proses seleksi dari pemerintah pusat berlangsung sangat ketat. Tidak hanya melalui pengiriman dokumentasi, tim dari pusat juga turun langsung melakukan pengecekan ke kandang.

“Ada petugas yang datang ke kandang kami,” ujar Suhirman, Rabu (13/5).

Dalam proses tersebut, petugas melakukan pengambilan sampel darah serta pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh guna memastikan kondisi hewan benar-benar memenuhi standar kurban Presiden.

Penunjukan tahun ini dilakukan melalui koordinasi langsung dengan dinas terkait setelah adanya komunikasi dari pihak Sekretariat Negara.

Sapi yang terpilih diketahui memiliki bobot di atas rata-rata. Dari hasil penimbangan terakhir, salah satu sapi mencapai berat 952,5 kilogram, sementara sapi lainnya rata-rata berada di kisaran 830 kilogram. Proses penimbangan bahkan dilakukan di Pasar Masbagik guna memastikan keakuratan data.

Suhirman menjelaskan, sapi tersebut telah dipelihara selama kurang lebih dua setengah tahun. Saat pertama dibeli, harga sapi sekitar Rp20 juta per ekor.

“Dengan perawatan intensif, bobot dan kualitasnya meningkat hingga memenuhi standar yang ditetapkan,” jelasnya.

Untuk satu ekor sapi yang lolos seleksi, harga yang disepakati mencapai Rp80 juta. Angka ini lebih tinggi dibanding harga pasaran untuk bobot serupa yang umumnya berkisar Rp60 juta per ekor, mengingat standar kualitas dan kesehatan yang lebih ketat.

Suhirman mengaku bersyukur atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh negara. Ia berharap kesempatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.

“Semoga ke depan tetap bisa dipercaya lagi,” pungkasnya.(*)