Dimensintb.com, Lombok Timur - Seorang wanita warga negara asing (WNA) asal Malaysia dilaporkan terjatuh saat melakukan pendakian di Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur. Korban hingga Senin sore belum dapat dievakuasi karena terkendala cuaca buruk di lokasi kejadian.
Kapolsek Sembalun, IPTU Lalu Subadri, membenarkan insiden tersebut. Pihaknya mengaku sudah menerima informasi dari Tim EMHC (Edelweis Medical Help Center) pada pukul 15.39 Wita.
"Kami menerima informasi dari Tim EMHC pada pukul 15.39 Wita bahwa seorang pendaki asal Malaysia mengalami kecelakaan di jalur pendakian Gunung Rinjani," katanya pada Senin (25/5).
Korban diidentifikasi bernama Chye Connsynn, seorang perempuan berkewarganegaraan Malaysia. Saat ini, korban berada di Pelawangan Sembalun dalam kondisi sadar dan masih bisa berkomunikasi, namun menderita gangguan pada tulang belakang akibat jatuh.
"Kondisi korban stabil, tetapi cedera tulang belakangnya memerlukan penanganan medis segera. Tim sudah berupaya melakukan evakuasi, namun terkendala medan dan cuaca," jelasnya.
Upaya evakuasi direncanakan melalui jalur udara menggunakan helikopter milik Nusa Medica Bali. Helikopter tersebut saat ini sudah berada di Sembalun, tetapi masih menunggu cuaca membaik untuk dapat melakukan proses pengangkatan korban.
"Cuaca di lokasi tidak mendukung. Helikopter sudah siaga, namun hingga sore ini kondisi masih berkabut dan angin kencang. Untuk keselamatan penerbangan, evakuasi ditunda dan akan dilaksanakan besok pagi," tambahnya.
Rencananya, setelah berhasil dievakuasi, korban akan langsung dibawa menuju Rumah Sakit Umum (RSU) di Bali untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.
Subadri mengaku, pihaknya belum dapat memperoleh kronologi kejadian secara lengkap maupun identitas lebih detail korban, karena masih kendala sinyal.
"Kendala sinyal dan jaringan komunikasi di wilayah pegunungan membuat kami belum bisa mendalami informasi lebih lanjut. Kami akan terus berkoordinasi dengan tim di lapangan," tuturnya.
Masyarakat dan calon pendaki diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan kesiapan fisik sebelum melakukan pendakian di Gunung Rinjani.
"Kami bersama tim SAR dan relawan medis terus memantau perkembangan situasi dan akan segera melakukan evakuasi secepatnya pada esok hari," pungkasnya.(*)

Comments
Post a Comment