Plt Kepala DPMPTSP Lombok Timur, Lalu Sosiawan Putraji.

Dimensitb.com, Lombok Timur - Iklim investasi di Kabupaten Lombok Timur terus menunjukkan tren positif. Pemerintah daerah melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat sejumlah sektor strategis mulai dilirik investor, mulai dari pariwisata, industri, hingga kesehatan.

Plt Kepala DPMPTSP Lombok Timur, Lalu Sosiawan Putraji, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membuka ruang seluas-luasnya bagi para investor yang ingin menanamkan modal di Gumi Patuh Karya.

"Kita siap memberikan pendampingan sejak tahap perencanaan hingga realisasi investasi," ungkapnya

Salah satu proyek yang saat ini tengah dipersiapkan berasal dari Lombok Luxury Property yang berencana mengembangkan kawasan wisata di Pantai Sebui, Desa Sekaroh. Proyek tersebut dirancang menghadirkan kawasan perhotelan berbintang empat dan lima sebagai bagian dari pengembangan destinasi wisata unggulan.

Menurutnya, saat ini investor masih berada pada tahap penyusunan master plan, studi kelayakan, serta dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Meski belum memasuki tahap konstruksi, pemerintah daerah menyambut baik rencana tersebut dan siap memfasilitasi seluruh proses perizinan.

“Kami membuka ruang investasi seluas-luasnya. DPMPTSP wajib memberikan pendampingan kepada investor agar rencana investasi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya. Sabtu (26/06).

Selain sektor pariwisata, peluang investasi di Lombok Timur juga terbuka lebar pada sektor industri, perikanan, serta pengembangan potensi lokal berbasis masyarakat. Pemerintah daerah bahkan mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut berinvestasi dan mengembangkan potensi daerah.

Di sektor kesehatan, geliat investasi mulai terlihat dengan hadirnya fasilitas layanan kesehatan swasta seperti Medica Klinik di Sembalun. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat sekaligus mendukung kawasan wisata yang terus berkembang.

Sosiawan menilai, pertumbuhan investasi di sektor kesehatan menjadi bagian penting dalam membangun kolaborasi antara pemerintah dan swasta guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Terkait capaian investasi, realisasi investasi di Lombok Timur saat ini tercatat mendekati Rp100 miliar. Sementara proyek-proyek besar seperti pengembangan kawasan wisata di Sekaroh belum masuk dalam nilai tersebut karena masih berada pada tahap persiapan.

Ia memperkirakan nilai investasi proyek Lombok Luxury Property dapat melampaui Rp100 miliar apabila seluruh rencana pembangunan terealisasi.

Sosiawan optimistis tren investasi di Lombok Timur akan terus meningkat seiring terbukanya peluang usaha serta dukungan pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan pelayanan. 

"Masuknya investasi kita harapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan," pungkasnya.(*)