Wakil Bupati Lombok Timur, HM. Edwin Hadiwijaya, saat kegiatan pengecoran Musholla Umar Ali yang dirangkaikan dengan pengajian umum di Dusun Peresak, Desa Danger.

Dimensintb.com, Lombok Timur - Semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan pengecoran Musholla Umar Ali yang dirangkaikan dengan pengajian umum di Dusun Peresak, Desa Danger, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri langung oleh Wakil Bupati Lombok Timur, HM. Edwin Hadiwijaya. Selain itu, hadir Ketua Yayasan TGH. Ahmad Subki Hulaimi dan sejumlah para Tuan Guru, PJ Desa Danger, Anggota TNI Danramil Kecamatan Masbagik, Tokoh Agama dan tokoh Masyarakat.

Wakil Bupati bersama TGH. Ahmad Subki Hulaimi, serta tokoh agama dan masyarakat.

Wakil Bupati HM. Edwin Hadiwijaya dalam sambutanya yang memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kekompakan masyarakat dalam membangun sarana ibadah secara swadaya.

“Atas nama pemerintah daerah, kami sampaikan apresiasi atas pembangunan ini. Ini tentu terwujud berkat kebersamaan antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia juga menyoroti karakter masyarakat Masbagik yang dikenal aktif dan solid dalam berbagai kegiatan sosial. Menurutnya, setiap kegiatan di wilayah Masbagik tselalu ramai sebagai bentuk nyata kebersamaan yang terus terjaga.

“Apapun kegiatan di Masbagik selalu ramai. Ini adalah kekuatan kebersamaan yang harus terus dipertahankan,” tambahnya.

Wabup juga mencontohkan salah satu wilayah di Lotim bahwa meskipun jumlah penduduk hanya sekitar 50 kepala keluarga, semangat membangun rumah ibadah tetap tinggi. Bahkan, pemerintah daerah turut berupaya membantu menjembatani komunikasi dengan para donatur untuk mendukung pembangunan tersebut.

“Alhamdulillah, kita bisa membangun kerja sama dengan beberapa donatur. Ini menunjukkan bahwa semangat masyarakat mampu menggerakkan banyak pihak untuk ikut membantu,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga Singgung capaian membanggakan Lombok Timur dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), di mana daerah berhasil menempati peringkat kedua. Capaian ini disebut sebagai momentum hijrah menuju prestasi yang lebih baik.

“Dari peringkat tujuh, kita naik ke posisi dua. Ini hadiah di momentum 1 Muharram, artinya kita terus bergerak menuju yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Ustad Supriadi, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati serta dukungan berbagai pihak terhadap pembangunan musholla tersebut.

Ia menjelaskan bahwa awalnya lokasi tersebut hanyalah tempat peristirahatan sederhana. Namun seiring meningkatnya aktivitas ibadah masyarakat, khususnya saat bulan Ramadan, muncul inisiatif untuk membangun musholla permanen.

“Awalnya hanya tempat istirahat, tapi karena sering digunakan untuk tarawih dan kegiatan ibadah lainnya, kami berinisiatif membangun musholla,” terangnya.

Ia pun berharap pembangunan Musholla Umar Ali dapat berjalan lancar hingga selesai, serta terus mendapatkan dukungan dari para donatur dan masyarakat luas.

“Kami mengharapkan doa dan bantuan dari para donatur agar pembangunan ini bisa segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkasnya.(*)