Dimensintb.com, Lombok Timur – Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hamzanwadi terus memperkuat kolaborasi dengan sekolah melalui sosialisasi program, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan Implementing Agreement (IA) Program Asistensi Mengajar serta KKN Terintegrasi Tahun 2026.
Kegiatan ini digelar di Aula Universitas Hamzanwadi, Kamis (30/7).
Sebanyak 108 kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, MI, SMP, MTs, SMA hingga MA, hadir sebagai mitra dalam program tersebut. Kehadiran para kepala sekolah ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam meningkatkan mutu pembelajaran.
Dekan FIP Universitas Hamzanwadi, Muhammad Sururuddin, menegaskan bahwa program ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu secara langsung di lapangan. Melalui asistensi mengajar dan KKN terintegrasi, mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi pedagogik, tetapi juga kemampuan sosial dan inovasi pembelajaran.
“Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar secara kontekstual di sekolah, sekaligus memberikan kontribusi nyata melalui praktik mengajar, pengabdian, dan pengembangan media pembelajaran,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen bersama, FIP Universitas Hamzanwadi bersama seluruh sekolah mitra menandatangani PKS dan IA guna memastikan pelaksanaan program berjalan optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Gelar Karya dan Lomba Media Pembelajaran yang menampilkan berbagai inovasi berbasis teknologi hasil karya mahasiswa dari seluruh program studi di lingkungan FIP. Beragam media kreatif yang dipamerkan menunjukkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Agenda tersebut sejalan dengan tema “Transformasi Pendidikan Berbasis Teknologi yang Adaptif, Kolaboratif, Inklusif, dan Berdampak Nyata,” yang menekankan pentingnya inovasi dalam menciptakan sistem pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui program ini, FIP Universitas Hamzanwadi menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kemitraan dengan sekolah, memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta mencetak calon guru yang profesional, inovatif, dan siap berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.(*)

Comments
Post a Comment