Kegiatan Bimtek Gugus SDI Kecamatan Masbgik, terkait Pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Tahun 2027 sebagai upaya meningkatkan kapasitas operator sekolah dalam mengelola data pendidikan yang akurat dan berkualitas.

Dimensintb.com, Lombok Timur - Gugus Sekolah Dasar (SD) Islam se-Kecamatan Masbagik menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Tahun 2027 sebagai upaya meningkatkan kapasitas operator sekolah dalam mengelola data pendidikan yang akurat dan berkualitas.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (6/8) di SD Islam NW Bengkaung, Desa Danger, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur. Bimtek diikuti oleh operator sekolah dari seluruh SD Islam di wilayah gugus setempat.

Fokus kegiatan meliputi pemahaman pembaruan aplikasi Dapodik versi 2027, proses sinkronisasi data, serta penyelesaian berbagai kendala teknis yang selama ini kerap dihadapi operator di lapangan.

Ketua Gugus SD Islam Kecamatan Masbagik, Handri Jurya Parmi, menegaskan bahwa Dapodik memiliki peran strategis sebagai basis utama pemerintah dalam merumuskan kebijakan pendidikan, mulai dari perencanaan program hingga penyaluran bantuan operasional sekolah.

“Data yang baik akan melahirkan kebijakan yang baik pula. Melalui Bimtek ini kami ingin memastikan seluruh operator memahami pembaruan Dapodik 2027 sehingga penginputan data dapat dilakukan secara benar, tepat waktu, dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia juga berharap tidak ada lagi kesalahan administrasi yang berpotensi berdampak pada hak peserta didik maupun satuan pendidikan. Menurutnya, operator sekolah merupakan ujung tombak dalam pengelolaan data pendidikan.

Handri turut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur atas dukungan yang diberikan melalui kehadiran narasumber berkompeten, sehingga peserta dapat memperoleh pemahaman langsung terkait regulasi dan teknis terbaru aplikasi Dapodik.

"Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang profesional, transparan, dan akuntabel," terangnya.

Melalui Bimtek Dapodik 2027 ini, Gugus SD Islam Kecamatan Masbagik berharap seluruh sekolah mampu menghasilkan data yang lebih akurat dan valid. Dengan demikian, kebijakan pendidikan yang diambil pemerintah benar-benar berbasis kondisi riil di lapangan dan memberikan manfaat optimal bagi sekolah, guru, maupun peserta didik.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Para operator sekolah pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan teknis sekaligus mendapatkan solusi langsung dari narasumber.

"Bimtek ini menjadi momen memperkuat sinergi antara sekolah dan pemerintah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di Lombok Timur," pungkasnya.